Budak-budak membuang dedak Penuh setimba di celah batu Berdua tidak, bertiga pun tidak Kasih hamba hanyalah satu
Masukan ini dipos pada Mei 10, 2008 2:41 am dan disimpan pada Uncategorized . Anda dapat mengikuti semua aliran respons RSS 2.0 dari masukan ini
Anda dapat memberikan tanggapan, atau trackback dari situs anda.
Mei 12, 2008 pada 6:56 am
wew bagus…
Mei 20, 2008 pada 2:57 am
yang tertindas oleh waktu…………
Juni 13, 2008 pada 2:03 pm
http://ressay.wordpress.com/2008/06/13/tanggapan-untuk-ahmad-sarwat-atas-kagum-kepada-ahmadinejadnya/
Juni 17, 2008 pada 8:28 am
wah setia banget’
Agustus 9, 2008 pada 2:04 am
hee … bagus
kunjungan balik ni mbak
salam kenal juga